<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6725188266663936297</id><updated>2012-02-16T14:06:59.812+07:00</updated><category term='News'/><title type='text'>Ettawa Dairy Farm</title><subtitle type='html'>Peternakan profesional dan modern</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ettawa Dairy Farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11164383273609821353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/SbKISP5jePI/AAAAAAAAAAU/Y_F8-q-2rAI/S220/DSCF5950+(Medium).jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6725188266663936297.post-7468486969533494705</id><published>2010-08-25T14:31:00.000+07:00</published><updated>2010-08-25T14:33:36.450+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Ketika bayiku alergi susu sapi</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Susu kambing banyak direkomendasikan sebagai bahan  substitusi bagi bayi, anak, dan orang dewasa yang alergi terhadap susu  sapi ataupun berbagai jenis makanan lainnya. Pada bayi, alergi terhadap  susu sapi (cow milk allergy) banyak dijumpai, akan tetapi mekanisme  terjadinya alergi masih belum jelas.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi jika  diberikan susu sapi terus-menerus akan menyebabkan reaksi pembesaran  lamina propia dan peningkatan permeabilitas molekur makro dan aktivitas  elektrogenik lapisan epitel. Gejala klinis seperti ini akan hilang jika  bayi tersebut diberikan makanan bebas susu sapi. Jadi, potensi susu  kambing sebagai pengganti susu sapi pada bayi ataupun pasien yang alergi  terhadap susu sapi sangatlah besar.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul  pada bayi yang berumur dua sampai empat minggu, dan gejalanya akan  semakin jelas pada saat bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang  terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan  kulit. Gejala-gejala yang tampak akibat alergi terhadap protein susu di  antaranya muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma,  bronkitis, migren, dan hipersensitif.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang alergi  terhadap susu sapi di antaranya iritasi usus halus, lambat pertambahan  bobot badannya, volume feces yang berlebihan, dan bau yang khas. Akan  tetapi, perlu diingat bahwa sering kali gejala ini dicampuradukkan  dengan gejala tidak tolerannya seseorang terhadap laktose (lactose  intolerance).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;b&gt;Kelebihan Susu Kambing&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Susu kambing dilaporkan telah banyak digunakan  sebagai susu pengganti susu sapi ataupun bahan pembuatan makanan bagi  bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Alergi pada saluran  pencernakan bayi dilaporkan dapat berangsur-angsur disembuhkan setelah  diberi susu kambing. Dilaporkan bahwa sekitar 40 persen pasien yang  alergi terhadap protein susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap  susu kambing. Pasien tersebut kemungkinan besar sensitif terhadap  lactoglobulin yang terkandung pada susu bangsa sapi tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Diduga protein susu (-lactogloglobulin yang paling  bertanggung jawab terhadap kejadian alergi protein susu.Susu kedelai  sering pula digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti susu sapi  bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Walaupun demikian, masih  terdapat sekitar 20 persen-50 persen dari bayi-bayi yang diteliti  memperlihatkan gejala tidak toleran terhadap susu kedelai. Oleh sebab  itu, susu kambing bubuk lebih direkomendasikan untuk susu bayi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Panas yang digunakan selama proses pengolahan susu  mengurangi reaksi alergi. Denaturasi panas merubah struktur dasar  protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya.Susu kambing  mengandung lebih banyak asam lemak berantai pendek dan sedang  (C4:0-C12:0) jika dibandingkan dengan susu sapi. Perbedaan ini diduga  menyebabkan susu kambing lebih mudah dicerna.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Ukuran butiran lemak susu kambing lebih kecil jika  dibandingkan dengan susu sapi atau susu lainnya. Sebagai gambaran ukuran  butiran lemak susu kambing, sapi, kerbau, dan domba bertutur-turut  adalah: 3,49, 4,55, 5,92, dan 3,30 mm.Dari hasil penelitian Mack pada  tahun 1953 disimpulkan bahwa kelompok anak yang diberi susu kambing  memiliki bobot badan, mineralisasi kerangka, kepadatan tulang, vitamin A  plasma darah, kalsium, tiamin, riboflavin, niacin, dan konsentrasi  hemogloninnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok anak  yang diberi susu sapi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Disamping itu, susu kambing memiliki kapasitas bufer  yang lebih baik, sehingga bermanfaat bagi penderita gangguan  pencernaan.Kandungan folic acid dan Vitamin B12 yang rendah merupakan  kelemahan susu kambing. Selain kelemahan ini, susu kambing dapat  dikatakan merupakan makanan yang sempurna. Komposisi dan struktur lemak  susu kambing dan sapi memiliki perbedaan. Butiran lemak susu kambing  berukuran 2 mikrometer, sementara lemak susu sapi berukuran 2,5 - 3,5  mikrometer. Dengan ukuran lemak lebih kecil, susu kambing lebih cepat  terdispersi dan campurannya lebih homogen (merata).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Susu sapi dibuat homogen dengan perlakuan mekanis.  hal itu menyebabkan ikatan lemak susu sapi dipecahkan dan enzim yang  terikat di dalamnya, oksida santin (xanthine oxidase) memasuki dinding  pembuluh darah dan ikut dalam aliran darah. Enzim itu dapat memengaruhi  jantung dan saluran arteri. Akibatnya, tubuh dirangsang melepaskan  kolesterol ke dalam darah sebagai bentuk pertahanan terhadap materi  lemak. Kejadian itu dapat menyebabkan arteriosklerosis (pengapuran  pembuluh nadi). Akan lain kejadiannya jika susu sapi tetap dalam kondisi  alami yaitu tidak homogen (unhomogenized). Dengan demikian enzim oksida  santin tidak terurai dan dikeluarkan dari tubuh tanpa diserap.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Perbedaan lain adalah susu sapi memiliki banyak lemak  dengan rantai asam lemak pendek. Lantas kandungan eter gliserol  (glycerol ethers) pada susu kambing jauh lebih banyak dibandingkan susu  sapi. Kandungan unsur itu sangat bermanfat bagi bayi dibandingkan susu  formula asal sapi.Susu kambing juga mengandung lebih sedikit asam orotic  yang akan berpengaruh baik bagi pencegahan sindrom pelemakan hati. Baik  susu sapi dan susu kambing memiliki tingkat keasaman dengan pH antara  6,4 - 6,7. Kandungan protein susu kambing dan sapi relatif sama, meski  unsur (alfa-s-1-) kasein pada susu sapi tidak ada pada susu kambing.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Sementara vitamin A susu kambing lebih banyak,  demikian pula dengan Vitamin B, terutama riboflavin dan niacin, meski  harus diakui kandungan vitamin B6 dan B12 pada susu sapi jauh lebih  banyak. Susu kambing juga kaya kandungan mineral, kalsium, potasium,  magnesium, fosfor, klorin dan mangan. Kandungan unsur sodium, besi,  sulfur, seng dan molibdenum lebih rendah.Kandungan enzim ribonuklease,  alkaline phosphatase, lipase dan xanthine oxidase pada susu kambing juga  lebih rendah.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Memang, susu kambing tidak akan pernah menggantikan  kesuksesan komersial susu sapi. Tapi susu kambing sangat bermanfaat  sebagai pangan alternatif pada anak-anak, penderita sakit karena  sifatnya mudah dicerna.Susu kambing juga bisa diolah menjadi berbagai  produk, mulai dari minuman, makanan hingga kosmetika. Campuran susu  kambing, minyak olive, kelapa, kedelai, bubuk cokelat dan sodium  hidroksida merupakan bahan sabun yang lembut, sekaligus menjaga  kelembaban kulit.Susu kambing juga menjadi bahan pembuatan cairan  pelembab (lotion), lipstik dan garam untuk mandi.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Dibandingkan sabun biasa yang menyebabkan kulit  kering, susu kambing yang diproses menjadi sabun secara manual pada suhu  dingin bisa mempertahan kandungan alami gliserin yang baik bagi kulit.  Bagi penderita eksim, jerawat atau kulit peka, sabun dari bahan susu  kambing bisa membantu mengatasi persoalannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Penulis: &lt;b&gt;Dr Ir Ronny Rachman Noor MRur Sc&lt;/b&gt;, Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.&lt;/p&gt; &lt;fieldset style="color: rgb(255, 255, 255);" class="fieldgroup group-artikel-sumber collapsible"&gt;&lt;legend class="collapse-processed"&gt;&lt;a href="http://www.agregator.kotainter.com/%7Ehr-mind/artikel/ketika-bayiku-alergi-susu-sapi#"&gt;Sumber Artikel&lt;/a&gt;&lt;/legend&gt;&lt;div style="display: block;" class="fieldset-wrapper"&gt;&lt;div class="field field-type-text field-field-artikel-penulis"&gt;     &lt;div class="field-items"&gt;             &lt;div class="field-item odd"&gt;                       &lt;div class="field-label-inline-first"&gt;               Ditulis Oleh: &lt;/div&gt;                     Balita-anda.com        &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="field field-type-text field-field-artikel-sumber-media"&gt;     &lt;div class="field-items"&gt;             &lt;div class="field-item odd"&gt;                     &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.balita-anda.indoglobal.com/balita_439_KETIKA_BAYIKU_ALERGI_SUSU_SAPI.html" title="http://www.balita-anda.indoglobal.com/balita_439_KETIKA_BAYIKU_ALERGI_SUSU_SAPI.html"&gt;http://www.balita-anda.indoglobal.com/balita_439_KETIKA_BAYIKU_ALERGI_SU...&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;         &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/fieldset&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6725188266663936297-7468486969533494705?l=ettawadairyfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/feeds/7468486969533494705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2010/08/ketika-bayiku-alergi-susu-sapi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/7468486969533494705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/7468486969533494705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2010/08/ketika-bayiku-alergi-susu-sapi.html' title='Ketika bayiku alergi susu sapi'/><author><name>Ettawa Dairy Farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11164383273609821353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/SbKISP5jePI/AAAAAAAAAAU/Y_F8-q-2rAI/S220/DSCF5950+(Medium).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6725188266663936297.post-5698411672970596937</id><published>2009-08-08T22:19:00.008+07:00</published><updated>2010-08-24T10:51:16.123+07:00</updated><title type='text'>Khasiat susu kambing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNBjFKziEI/AAAAAAAAAFo/OdrqV2M-kZ4/s1600/brosure+2.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 280px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNBjFKziEI/AAAAAAAAAFo/OdrqV2M-kZ4/s400/brosure+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508818840142972994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;khasiat susu kambing dapat mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;1. Jaundie (sakit kuning)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;2. Asma&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;3. Eksim (penyakit kulit)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;4. Migren (sakit kepala)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;5. Bronchitis (infeksi akut pada paru-paru)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;6. Paru-paru basah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;7. TBC&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;8. Asam urat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;9. Darah tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;10. Sakit maag&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;11. Imsonia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;12. Diabetes melitus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;13. Sangat diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan otak bayi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;14. Membantu menghasilkan sel-sel darah merah dalam kadar besar, cocok untuk penderita &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;       tekanan darah rendah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;15. Lemah jantung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;16. Penyakit sendi-sendi dan buah pinggang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;17. Penyakit batuk kering&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;18. Penyakit yang menyerang jantung, limpa dan hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;19. Penyakit saraf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;20. Kekurangan zat besi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;21. Anemia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;22. Osteophorosis (kerapuhan tulang)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;23. Menetralisir asam lambung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;24. Mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual, baik pria maupun wanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;25. Terbukti mempunyai efek anti kanker&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;26. Meningkatkan pertumbuhan bayi dan anak-anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;27. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;28. Membantu pembentukan sel-sel darah dan jaringan tubuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;29. Sangat baik untuk ibu hamil dan menyusui&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6725188266663936297-5698411672970596937?l=ettawadairyfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/feeds/5698411672970596937/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/08/mencari-bibit-ettawa-di-kali-gesing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/5698411672970596937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/5698411672970596937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/08/mencari-bibit-ettawa-di-kali-gesing.html' title='Khasiat susu kambing'/><author><name>Ettawa Dairy Farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11164383273609821353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/SbKISP5jePI/AAAAAAAAAAU/Y_F8-q-2rAI/S220/DSCF5950+(Medium).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNBjFKziEI/AAAAAAAAAFo/OdrqV2M-kZ4/s72-c/brosure+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6725188266663936297.post-4270875241979324399</id><published>2009-03-09T21:51:00.024+07:00</published><updated>2010-09-11T00:20:07.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Fresh Goat Milk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNrD9Q1GKI/AAAAAAAAAF4/w-kGJKl9RSc/s1600/tabel+kandungan+susu+kambing.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 366px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNrD9Q1GKI/AAAAAAAAAF4/w-kGJKl9RSc/s400/tabel+kandungan+susu+kambing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508864484933179554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNDNNzozhI/AAAAAAAAAFw/NEQCU_Vs2UU/s1600/Logo_EDF+copy.jpg"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;KONTROVERSI susu formula  terkontaminasi racun menyisakan keresahan di hati para ibu. Pilihan lain  perlu dilihat sebagai alternatif pengganti. Kandungan fluorine dan  protein tinggi pada susu kambing, membuat susu ini banyak diminati  keluarga Indonesia. Selama ini masyarakat Indonesia belum familier  dengan susu kambing. Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing  pun biasanya dikonsumsi sekadarnya saja, atau lebih karena susu ini  dianggap mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Susu kambing  rata-rata banyak dikonsumsi di Timur Tengah sejak 7000 SM. Padahal, susu  kambing memiliki protein terbaik setelah telur dan hampir setara dengan  ASI. Susu kambing terbaik adalah susu yang segar (raw goat milk).  Proses memasak susu kambing yang kurang tepat dapat merusak kandungan  mineral yang berkhasiat sebagai antiseptik dan pelindung jaringan  paru-paru. Namun, dengan pengolahan yang baik, susu kambing dapat  dikonsumsi dalam bentuk olahan seperti yoghurt dan keju. Kandungan  fluorine yang terdapat pada susu kambing berkisar 10 sampai 100 kali  lebih besar dibandingkan susu sapi. Kandungan fluorine bermanfaat  sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di  dalam tubuh. Bisa membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung,  menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan  pencernaan. Hal tersebut telah dibuktikan seorang ahli nutrisi Amerika,  Dr Bernard Jensen PhD. Dia meneliti manfaat susu kambing yang menjadi  salah satu binatang ternaknya di Escondido, New Mexico, Amerika  Serikat."Karena kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu  meningkatkan daya tahan tubuh," kata Bernard. Bernard mengatakan, susu  kambing mulai banyak direkomendasikan untuk susu bayi, anak-anak maupun  orang dewasa yang alergi terhadap susu sapi. "Susu kambing kini cukup  populer meskipun harganya lebih mahal jika dibandingkan susu sapi,"  katanya. Adapun susu kambing banyak digunakan sebagai pengganti susu  sapi maupun bahan pembuatan makanan bagi bayi-bayi yang alergi terhadap  susu sapi. Gejala alergi terhadap protein susu biasanya timbul pada bayi  berumur dua sampai empat minggu. Gejala ini semakin jelas pada saat  bayi berumur enam bulan. Bagian tubuh yang terserang alergi adalah  saluran pernapasan dan kulit. "Sebanyak 40 persen orang-orang yang  alergi terhadap susu sapi memiliki toleransi yang baik terhadap susu  kambing,"kata Bernard. Keunggulan lain susu kambing adalah susu lebih  mudah dicerna. Bahkan, hasil penelitian lainnya menyimpulkan, kelompok  anak yang diberi susu kambing memiliki berat badan yang lebih berat jika  dibandingkan dengan kelompok anak yang diberi susu sapi. Dr Rini  Damayanti Moedji dan Bernardius T Wahyu Wiryanta dalam buku Khasiat dan  Manfaat Susu Kambing, Susu Terbaik dari Hewan Ruminansia memaparkan,  beberapa khasiat susu kambing bagi tubuh manusia. Antara lain, susu  kambing bersifat antiseptik alami dan membantu menekan pembiakan bakteri  dalam tubuh dan bersifat basa (alkaline food) sehingga aman bagi tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dikutip dari&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 255, 255);" href="http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/05/27/89070/susu-kambing-jadi-pilihan"&gt;http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/05/27/89070/susu-kambing-jadi-pilihan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6725188266663936297-4270875241979324399?l=ettawadairyfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/feeds/4270875241979324399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/03/jual-susu-kambing_09.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/4270875241979324399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/4270875241979324399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/03/jual-susu-kambing_09.html' title='Fresh Goat Milk'/><author><name>Ettawa Dairy Farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11164383273609821353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/SbKISP5jePI/AAAAAAAAAAU/Y_F8-q-2rAI/S220/DSCF5950+(Medium).jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/THNrD9Q1GKI/AAAAAAAAAF4/w-kGJKl9RSc/s72-c/tabel+kandungan+susu+kambing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6725188266663936297.post-1957721581209943253</id><published>2009-03-07T23:19:00.008+07:00</published><updated>2010-08-25T13:35:18.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Susu kambing, Sunah Rasul yang terlupakan</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Susu kambing adalah minuman yang tidak kalah  bergizinya dibandingkan dengan susu sapi. Bahkan keluhan-keluhan  kesehatan yang sering dijumpai akibat minum susu sapi tidak pernah  ditemui beritanya pada orang-orang yang mengkonsumsi susu kambing.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Susu kambing dapat menjadi alternatif bagi konsumen  yang mempunyai alergi terhadap susu sapi. Boleh jadi itulah hikmahnya  mengapa dalam riwayat-riwayat shahih tentang kehidupan Nabi Muhammad saw  dan sahabat-sahabatnya kita temui kisah mereka minum susu kambing, dan  bukan susu sapi!&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Namun, manfaat susu kambing sayangnya masih belum  disadari oleh kebanyakan kaum muslimin termasuk bangsa Indonesia yang  merupakan penduduk muslim terbanyak di dunia.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Sebagaimana di negara-negara Eropa Barat dan Amerika  Serikat, di Indonesiapun susu sapi dan berbagai produk olahannya lebih  memasyarakat dan lebih mudah dijumpai di pasaran dibandingkan dengan  susu kambing.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;b&gt;Sunnah Rasulullah yang telah dilupakan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Rasulullah saw. pernah bersabda sebagaimana yang  diriwayatkan dalam HR. Muslim bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan  pada akhirnya akan datang suatu masa di mana Islam akan menjadi asing  kembali.  Karena dalam memahami dan mempraktekkan ajaran-ajaran Islam  seorang muslim diperintahkan Allah SWT. untuk meneladani Rasulullah saw.  (QS. 33: 21)[1], maka dalam sejarahnya terdapat pula masa di mana  praktek meneladani semaksimal mungkin seluruh sikap dan perilaku  sehari-hari Rasulullah ? termasuk kebiasaan makan dan minumnya ?  mengalami masa awal yang  asing dan masa kemudian yang asing pula.  Di  antara jenis minuman yang biasa diminum oleh Rasulullah saw. adalah susu  kambing segar, yakni langsung diminum sesudah diperah dari ambing  kambing (kisah Abdullah bin Mas?ud pada masa remaja saat dia  menggembalakan kambing milik Uqbah bin Mu?aith)[2].  Namun, berapa  persen dari penduduk muslim di seluruh dunia ini ? terlepas dari  kemampuan ekonominya ?  yang punya kebiasaan minum susu kambing?  Atau  lebih spesifisik lagi: berapa persen dari seluruh kaum muslimin di dunia  ini yang tahu akan manfaat susu kambing?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Sulit untuk menemukan adanya data statistik aktual  tentang jumlah konsumsi susu kambing di seluruh dunia, apalagi di  negara-negara yang penduduknya sebagian besar muslim karena pada umumnya  data internasional tentang produksi, konsumsi dan kebutuhan susu ternak  yang didokumentasikan dengan baik adalah untuk susu sapi[3].  Bahkan  tidak ada data dunia untuk jumlah populasi ternak ruminant kecil  (kambing dan domba) yang dibedakan tujuan produknya (sebagai pemasok  daging, serat wol, kulit ataukah susu).&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Namun, dari  data yang tersedia3 nampak bahwa  produsen susu kambing yang paling produktif (dalam kg susu/ekor/tahun)  di dunia adalah negara Eropa Barat dan Timur yang sebagian besar  penduduknya non-muslim seperti misalnya Perancis (400), Rusia (125),  Spanyol (121), Italia (115), dan Yunani (78).  Sedangkan di  negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim  seperti Aljazair (47),  Irak (35), Sudan (31), Turki (30), Pakistan (17) dan Indonesia (15)  produktifitas susu kambingnya sangat rendah.  Juga dari muamalah penulis  dengan sesama muslim, baik bangsa sendiri maupun bangsa asing yang  tinggal di Jerman,  dan dari pengamatan terhadap ketersediaan susu sapi  dan susu kambing di pasar, toko maupun pusat-pusat perbelanjaan diduga  kuat bahwa jawaban atas kedua pertanyaan di atas adalah: tidak banyak.    Sebagaimana di berbagai aspek kehidupan lainnya (politik, ekonomi,  sosial budaya dan pertahanan/keamanan) rupanya dalam hal kebiasaan makan  dan minumpun kaum muslimin masih dikuasai oleh arus pemikiran dan  politik negara-negara barat.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Padahal Allah SWT. telah berfirman dalam Al Qur?anul  Karim: ?Maka makanlah yang halal lagi baik (thoyyib) dari rezeki yang  telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu  hanya kepada-Nya saja menyembah? (QS. 16 :114).  Kebanyakan kaum  muslimin baru tiba pada tahap halal, belum sampai tahapan thoyyib.   Padahal kalau kita menganalogikan dengan kedudukan sholat wajib dan  membayar zakat yang selalu diperintahkan Allah secara bersama-sama dalam  sebuah ayat (contohnya di dalam QS. 2: 83, 5: 12, 19: 55 dan 21: 73)  untuk menunjukkan pentingnya hal yang kedua yang tidak dapat  dipisah-pisahkan dari hal yang pertama (riwayat Abu Bakar Ash Shiddiq  r.a. memerangi kaum muslimin yang enggan membayar zakat meskipun mereka  tidak meninggalkan sholat)[4], maka semestinya pengetahuan mengkonsumsi  makanan dan minuman yang thoyyib pun tidak boleh dipisahkan dari yang  halal.  Maka hendaknya kita tidak berpuas diri dengan mengetahui makanan  dan minuman yang halal saja, melainkan hendaknya kita juga menambah  pengetahuan kita akan ke-thoyyib-an makanan dan minuman halal, termasuk  susu.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;b&gt;Kontroversi Susu Kambing dan Susu Sapi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Pada umumnya konsumsi susu ternak dianjurkan karena  potensinya sebagai sumber protein dan kalsium yang sangat penting bagi  kesehatan manusia.  Bahkan sebagai sumber kalsium - dengan pola makan  masyarakat yang umumnya sangat kurang konsumsi sayur segarnya - nyaris  susu tak bisa digantikan dengan bahan makanan lainnya[5]. Oleh karena  itu, pada umumnya ahli pangan dan gizi sangat menganjurkan untuk minum  susu setiap hari.  Namun, seorang ahli pangan yang sangat memperhatikan  pengaruh pola makan terhadap kesehatan dan proses timbul dan sembuhnya  berbagai macam penyakit, Norman W. Walker telah membuktikan bahwa susu ?  kecuali susu kambing segar ? adalah bahan makanan yang paling banyak  menimbulkan lendir di dalam tubuh manusia[6].  Beliau juga mengamati  bahwa susu yang paling cocok untuk dikonsumsi manusia (selain bayi yang  belum lepas dari air susu ibu) adalah susu kambing segar.  Dinyatakannya  pula bahwa pemanasan di atas suhu 48°C justru merusak nilai fisiologis  susu kambing dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan karena merangsang  timbulnya lendir yang berlebihan ? suatu hal yang sangat kontroversial  bagi ahli gizi dan teknologi pengolahan pangan pada umumnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Di antara gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari  mengkonsumsi susu sapi adalah kegemukan, asma, infeksi paru-paru, pilek  alergi (misal alergi serbuk sari) dan tuberkulosis6, meskipun pada  umumnya ahli gizi dan dokter berpendapat bahwa susu sapi dapat menjadi  bahan makanan sumber berbagai macam antibodi untuk melawan penyakit[7].&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Allah SWT. telah berfirman bahwa susu adalah minuman  yang disediakan-Nya bagi manusia (QS. 16: 66, 23: 21). Allah juga  menyebutkan bahwa minuman susu itu mudah ditelan oleh manusia.  Dalam  istilah ilmu gizi tentunya mudah ditelan ini maksudnya adalah mempunyai  arti fisiologis yang baik.  Tidak mungkin Allah menjerumuskan  hamba-hamba-Nya dengan menunjukkan sumber minuman yang justru  menimbulkan berbagai macam penyakit.  Maka dalam kontroversi manfaat  ataukah kerugian yang akan kita rasakan sesudah mengkonsumsi susu sapi  perlu dikaji secara menyeluruh, bukan hanya untuk satu jenis gangguan  kesehatan semata.  Kalau dikatakan susu sapi bisa menjadi sumber  antibodi untuk melawan penyakit tertentu, sedangkan di sisi lain status  kesehatan orang yang bersangkutan tidak dimonitor secara menyeluruh  (misal alergi tetap ada dan berat badan semakin bertambah tanpa bisa  dikontrol), maka boleh jadi memang ada manfaat dari susu sapi bagi  kesehatan manusia di samping banyak mudhorot yang ditimbulkannya.  Ini  mirip dengan yang telah berlaku bagi minuman keras (khamr), tapi dalam  khamr ini Allah jelas-jelas telah membongkar rahasianya dengan berfirman  bahwa di dalam khamr memang bisa ditemui ada manfaatnya (paradoks  Perancis dengan khamr anggur merahnya), namun kemudhorotannya jauh lebih  besar.  Dengan demikian maka besarnya konsumsi susu sapi oleh kaum  muslimin selama ini bisa jadi hanya disebabkan oleh keterbatasan ilmu  manusia yang keliru dalam menafsirkan ayat tentang susu dalam Al Qur?an  sebagai susu ternak apa saja termasuk sapi, sedangkan seharusnya adalah  susu kambing.  Bukti-bukti ilmiah tentang manfaat susu kambing terhadap  kesehatan sebetulnya telah diperoleh manusia 3,6,[8],[9] hanya saja  secara umum publikasinya masih kalah dibandingkan dengan susu sapi3.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;b&gt;Kesiapan Teknologi Pendukung Produksi Susu Kambing&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Sesudah mengetahui sangat banyaknya manfaat susu  kambing dibandingkan dengan susu sapi, maka tentu timbul pertanyaan:   Mengapa di Indonesia sulit dijumpai produk susu kambing di toko-toko  atau di supermarket- supermarket?  Bukankah kambing bisa hidup di iklim  negara kita? Apakah memang budidaya kambing itu sulit alias tidak  prospektif dari sudut pandang ekonomi?  Telah diteliti bahwa budidaya  kambing sangat potensial dan realistis untuk dikembangkan di  negara-negara yang sedang berkembang dengan iklim tropis3.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Dari Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian,  Balai Penelitian Ternak di Bogor dapat disimpulkan bahwa kondisi  lingkungan di Indonesia sangat cocok bagi budidaya kambing dari jenis  yang bisa dijadikan sekaligus pemasok susu dan daging, yakni peranakan  antara kambing kacang dan kambing Etawah yang berasal dari India dan  dikenal dengan kambing PE[10].  Dalam laporan penelitian itu disarankan  agar ternak kambing yang jantan dibesarkan untuk dimanfaatkan dagingnya,  sedangkan ternak yang betina dibesarkan untuk diambil susunya.   Diperhitungkan bahwa satu ekor kambing PE dapat mencukupi kebutuhan  protein hewani asal susu untuk sebuah keluarga dengan 5 orang anggota  keluarga.  Budidaya kambing PE ini sudah menunjukkan keberhasilan di  beberapa daerah sehingga sangat potensial untuk dijadikan proyek  nasional bagi negara kita yang mayoritas penduduknya masih sangat rendah  status gizi dan kemampuan ekonominya.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Jadi, apa lagi yang perlu kita tunggu?  Di satu sisi  kita dapat menaikkan taraf kesehatan masyarakat dengan menyediakan  sumber protein hewani yang halal dan thoyyib, dan menaikkan taraf  ekonomi rakyat di pedesaan-pedesaan melalui usaha budidaya kambing ini.   Di sisi lain kita dapat melestarikan salah satu sunnah Rasulullah yang  telah banyak dilupakan orang di negara yang mayoritas penduduknya  muslim. Kita bisa mengambil pelajaran dari negara tetangga kita Malaysia  yang telah sukses lebih dahulu dalam mempromosikan pentingnya peran  susu kambing ini secara profesional[11].&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" align="justify"&gt;Oleh karena itu sudah saatnya para ahli teknologi  pengolahan pangan, ahli gizi, ekonom, ahli budidaya ternak dan jajaran  pimpinan di pemerintahan memikirkan lebih serius lagi dan saling bekerja  sama dalam memasyarakatkan peran penting susu kambing ini dan  meningkatkan produksinya.  Dalam hal ini ada dua hal penting yang perlu  mendapatkan prioritas: peningkatan produksi susu dengan tetap  memperhatikan kesehatan ternak dan lingkungan, dan peningkatan  keamanan/higiene susu, terutama karena manfaat kesehatan susu kambing  sangat berkurang akibat pemanasan, sedangkan pada umumnya untuk keamanan  dan pengawetan produk susu perlu dipanaskan.&lt;/p&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Karlsruhe (Jerman), 20 April 2003&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt; --------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6725188266663936297-1957721581209943253?l=ettawadairyfarm.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/feeds/1957721581209943253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/03/khasiat-susu-kambing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/1957721581209943253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6725188266663936297/posts/default/1957721581209943253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ettawadairyfarm.blogspot.com/2009/03/khasiat-susu-kambing.html' title='Susu kambing, Sunah Rasul yang terlupakan'/><author><name>Ettawa Dairy Farm</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11164383273609821353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_xhacl9WgobI/SbKISP5jePI/AAAAAAAAAAU/Y_F8-q-2rAI/S220/DSCF5950+(Medium).jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
